Minggu, 20 Mei 2018

Pengertian Footprint Untuk SEO Dan Kegunaannya

Related image

jasa pembuatan website di jakarta pusat - Direferensikan wordpress untuk semua moneysite yang juga akan Kamu buat, namun menghimbau Kamu untuk hindari footprint yang vulgar pada website-website itu. Berarti janganlah mentang-mentang semua memakai wordpress, Kamu senantiasa membuatnya lewat cara seragam : themes sama, plugins sama, format menulis sama, layot sama dan keduanya sama yang lain.

Diluar itu, digital footprint untuk websitejuga dapat dikarenakan oleh aspek non wordpress seperti detil whois, registrar domain dan hosting yang sama.

Digital footprint atau jejak digital dalam dunia website yaitu satu atau lebih dari satu hal yang bisa jadi pemberi tanda dari pemiliknya. Dengan meninggalkan Footprint, kita memberi kesempatan untuk orang yang lain untuk melakukan pelacakan pada sebuah website, termasuk pesaing yang kita punyai. Ini sangat beresiko dan bahkan juga content yang kita punyai.

Sebagi contoh, bila kita buat website A dengan keunikan yang sama juga dengan website B dan C dan D dan E, makan pesaing yang tengah meilintas disitus A tidak hanya dapat ambil intisari yang ada disitus A, tetapi juga keseluruhnya B, C, D dan E dengan melakukan pencarian berdasar pada keunikan itu. Atau jika kita melakukan registrasi domain tanpa ada perlindungan whois memakai nama dan edentitas yang sama, maka hanya perlu beberpa detik saja untuk orang yang lain untuk lihat semua daftar domain yang kita punyai.

Dan apa sekali lagi yang lebih menjengkelkan dari kondisi ketika semua hal tentang bisnis yang kita punyai terlihat telanjang untuk orang yang lain dan kompetitor kita?

Selanjutnya, digital footprint pada website juga menaruh bo atom untuk Google yang miliki segalanya yang diperlukan untuk mencarinya. Pikirkan kita buat sebuah website yang dengan tidak berniat teroptimasi lewat cara yang dipandang terlarang untuk Goolge, atau dengan apes terserang malware yang meneror pemakai aatu dipersangkakan tidak mematuhi ketentuan apa sajayang hanya Tuhan dan Google yang tahu, maka ketika Goolge memberi pinalti untuk website itu, semua website beda punya kita yang memiliki footprint sama pantas disangka akan ikut dibumihanguskan.

Dengan kemungkinan fatal itu dan kenyataan kalau kita hanya juga akan memercayakan wordpress. Pada website yang kita buat berdasar pada alasan-alaan yang telah dijelaskan dan sistem scaling yang perlu kita tenpuh, maka hanya satu jalan keluar yang ada yaitu melakukan disertivikasi pada semua segi yang ada.

  • Pakai registrar domain yang beragam, pastikan menaikkan addons whoisGuard. 
  • Gubakan hosting dari perusahaan yang berlainan, lokasi server yang berlainan. 
  • Pakai themes worpress yang berlainan-lainan antar website. 
  • Pakai plugins yang berlain-lain antar website 
  • Pakai jenis dari alur yang berlainandalam melakukan menulis antar website. 

Pasti ini tidak bermakna kalau Kamu tidak bisa menempatkan lebih dari satu website dalam hosting dan registrar yang sama atau memakai themes dan plugins yang sama pada beberapa website karenanya hal yang masuk di dompet hingga bisa boleh saja dilakukan. Saya hanya menyarakan Kamu untuk janganlah menyimpan semua telur dalam satu keranjang yang sama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Know us

Our Team

Contact us

Nama

Email *

Pesan *